Connect with us

News

Kelaparan Massal di Gaza Semakin Parah Akibat Ulah Blokade Israel

Published

on

IMG 20250726 001858 176

ABI Sulsel— Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza semakin memburuk. Dalam 24 jam terakhir, sembilan warga dilaporkan meninggal akibat kelaparan dan kekurangan gizi, menurut data terbaru Kementerian Kesehatan di Gaza yang dikutip dari Aljazeera.com.

Dengan penambahan ini, total korban jiwa akibat kelaparan sejak dimulainya serangan Israel telah mencapai 122 orang. Kondisi anak-anak menjadi perhatian paling mendesak.

Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) memperingatkan bahwa Gaza akan kehabisan makanan terapeutik khusus pada pertengahan Agustus. Padahal, ini satu-satunya asupan yang dapat menyelamatkan nyawa anak-anak yang menderita gizi buruk parah.

Situasi ini memperkuat kekhawatiran komunitas internasional bahwa bencana kelaparan besar-besaran tengah berlangsung di hadapan dunia.

Komisaris Jenderal UNRWA, Philippe Lazzarini, merasa prihatin atas sistem distribusi bantuan yang disebutnya cacat secara struktural dan memang tak dirancang untuk menangani krisis kemanusiaan.

“Sistem distribusi bantuan (GHF) yang ada cacat dan memang tidak dirancang untuk menangani krisis kemanusiaan. Sistem ini justru melayani tujuan militer dan politik. Ini kejam. Karena lebih banyak menyebabkan kematian daripada menyelamatkan nyawa,” ujar Lazzarini dalam cuitannya di X.

Ia juga menegaskan bahwa Israel mengendalikan seluruh aspek akses kemanusiaan, baik dari luar maupun dari dalam Gaza. Bahwa metode pengiriman bantuan melalui udara hanyalah pengalih isu, bukan solusi nyata.

Lazzarini menambahkan, ketika hambatan birokratis dan politis dicabut, komunitas kemanusiaan terbukti mampu menyalurkan bantuan dalam skala besar, secara bermartabat, dan tanpa penyimpangan. Selama gencatan senjata awal tahun ini, pihaknya berhasil membalikkan kelaparan yang kian dalam.

Namun hingga saat ini, lebih dari 6.000 truk berisi makanan dan obat-obatan dari UNRWA masih tertahan di Mesir dan Yordania, akibat blokade dan kontrol ketat Israel. Ia pun menyerukan pentingnya kehendak politik global untuk menghentikan bencana ini.

“Kelaparan yang terus berkembang ini hanya bisa dihentikan oleh kehendak politik. Jadikan slogan ‘tidak akan terjadi lagi’ sebagai kenyataan. Jika kita gagal menyelamatkan warga Palestina di Gaza, maka yang lain pun mungkin akan gagal diselamatkan di masa depan,” tegasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KEGIATAN ABI

Penekanan dalam Pelatihan Jurnalistik ABI Sulsel: AI untuk Membantu Manusia, Bukan Menggantikan Peran Manusia

Published

on

By

WhatsApp Image 2026 05 01 at 21.22.36

ABI Sulsel— ABI SulselABI Sulsel menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik dengan dihadiri oleh 11 orang peserta pada hari Jum’at, 1 Mei 2026, di Sekretariat LDSI Almuntazhar, jl Batua raya  5 Lr 4.

Kegiatan ini berlangsung dengan tema “Penulisan Berita, Konten Medsos, dan Integrasi AI” yang mengarah pada penggunaan Ai sebagai alat jurnalistik, alih alih menggantikan peran jurnalis. Hal ini ditegaskan oleh narasumber pertama yang menjadi pemateri Penulisan Berita.

“AI itu adalah alat untuk membantu manusia, bukan untuk menggantikan peran manusia”, kata narasumber pertama, Muhajir.

Saat ini AI memang seakan akan telah mengambil peran manusia dari beberapa aspek dan ABI Sulsel justru menjawab tantangan itu dengan mengikuti perkembangan teknologi dan merelevansinya dengan pelatihan jurnalistik.

Tujuannya untuk menyampaikan berita berita yang berpihak pada kebenaran. Namun ironisnya media tidak akan bisa netral, setiap media mempunyai keberpihakan. “Media itu tidak netral, tidak ada yang netral, yang ada independesi” kata Muhajir.

Dengan terlaksananya kegiatan ini peserta diharapkan mampu menjadi jurnalis yang independen dan senantiasa berpihak pada kebenaran.

Kontributor: Asroy Adam

Continue Reading

News

Pelatihan Jurnalistik ABI Sulsel Tekankan Peran Berita dalam Membentuk Opini Publik

Published

on

By

WhatsApp Image 2026 05 01 at 15.30.31

ABI Sulsel— DPW Ahlulbait (ABI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyelenggarakan Pelatihan Dasar Jurnalistik di sekretaritariat  LDSI Al-Muntazhar, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan ini menyoroti pentingnya penulisan berita yang akurat dan bertanggung jawab dalam membentuk opini publik. Hal ini ditegaskan oleh ketua ABI Sulsel,  Dr. Imran Latief, M.Hum.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa berita tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki kekuatan besar dalam mempengaruhi cara pandang dan ideologi masyarakat terhadap suatu isu.

Imran berharap pelatihan ini mampu melahirkan penulis yang kritis dan profesional, sehingga dapat berkontribusi dalam menciptakan informasi yang sehat dan membangun opini publik yang lebih bijak di ruang digital.

“Minimal, para peserta dapat memberikan dampak nyata di lingkungan sekitarnya dan bisa mengedukasi komunitasnya tentang pentingnya menyaring dan menyampaikan informasi secara bijak,” ujarnya.

Kontributor: Wa Indri Fitwi Rasim

Continue Reading

News

Menyambut Tantangan Era Digital, ABI Sulsel Gelar Pelatihan Jurnalistik

Published

on

By

WhatsApp Image 2026 05 01 at 16.45.46

ABI Sulsel— Menyambut tantangan era digital, ABI Sulsel mengadakan Pelatihan Jurnalistik bertajuk “Penulisan Berita, Konten Medsos, dan Integrasi AI”. Bertempat di Jl. Batua Raya 5 lorong 4 Kota Makassar pada Jumat 1 Mei 2026.

Kegiatan diikuti oleh 15 peserta yang diutus oleh yayasan atau komunitas belajar di sekitaran Kota Makassar. Pelatihan terdiri dari tiga sesi dan akan berlangsung selama tiga hari (1-3 Mei 2026). Masing-masing diisi oleh Muhajir (Jurnalis), Nursanti Octaviana (Konten Kreator), dan Syamsu Alam (Kaprodi Bisnis Digital UNM).

“ini adalah upaya komunitas kita, orang-orang syiah yang seringkali di framing sesat dalam masyarakat. Agar kita juga  punya kemampuan untuk menarasikan diri kita secara benar,” kata Imran Latif selaku Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ahlulbait Indonesia Provinsi Sulawesi dalam sambutannya.

Kegiatan ini berfokus pada praktik bukan teoritis belaka. Dimulai praktik kepenulisan dan produksi konten media hingga bagaimana keduanya diintegrasikan melalui penggunaan AI.

“Jadi di kegiatan ini, kita tidak lagi bahas-bahas konsep-konsep abstrak nah! Saya mau kita fokus pada praktik langsung,” tegas Muhajir sebagai Ketua Departemen Media dan Publikasi DPW ABI Provinsi Sulawesi Selatan.

ABI Sulsel adalah organisasi masyarakat yang terdiri dari orang-orang bermazhab syiah.Sehingga membangun narasi Syiah di tengah publik yang masih sensitif terhadap perbedaan adalah tantangan tersendiri bagi ABI Sulsel.

Kontributor: Irfanesa

Continue Reading

Trending