Connect with us

KEGIATAN ABI

ABI Sulsel Sukses Menggelar Pendidikan Tingkat Dasar

Published

on

IMG 20250720 WA0027

Makassar, ABI Sulsel— DPW Ahlulbait Indonesia (ABI) Sulawesi Selatan (Sulsel) sukses menggelar Pendidikan Tingkat Dasar (PTD) pada Sabtu hingga Minggu, 19–20 Juli 2025, di Hotel Max Panakkukang, Makassar. Kegiatan bertema “Membangun Budaya Organisasi, Membangun Negeri” ini diikuti oleh 39 peserta dari berbagai daerah.

PTD menghadirkan sejumlah pemateri dari Dewan Pimpinan Pusat dan Wilayah, yakni Ustaz Muhammad Jawad selaku Ketua Departemen Kaderisasi DPP, Ustaz Sayyid Abbas Al Hasny sebagai Wakil Ketua Departemen Kaderisasi DPP, Ustaz Arif Ambari yang juga menjabat Wakil Sekretaris DPP, serta Ustaz Ahmad Syawqi selaku Wakil Ketua DPW ABI Sulsel.

IMG 20250722 WA0010

Ketua Panitia, Wawan Setiawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan prasyarat fungsional untuk menjadi kader ABI. Ia menegaskan bahwa PTD tidak sekadar menjadi agenda formalitas semata.

“Kegiatan ini bukan sekadar formalitas belaka. Dalam rangka perekrutan dan menambah kapasitas dari segi kuantitas organisasi. Namun kegiatan ini sangat berefek pada lahirnya kesadaran baru bagi kita semua, baik peserta maupun pelaksana,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat membawa dampak perubahan nyata di tengah masyarakat. “Agar kiranya juga ABI secara struktural hingga di daerah dapat menjadi katalisator kebaikan dan keadilan dalam ruang sosial melalui program-program kegiatan lainnya,” jelas Wawan.

 

IMG 20250722 WA0012

Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Salah satu peserta mengungkapkan bahwa suasana kekeluargaan dan rasa cinta sangat terasa dalam kegiatan ini.

“Jika di luar sana, kita bisa garang. Tapi di sini rasa cinta dan rasa kebersamaan sangat diperkuatkan. Inilah wujud kecintaan kepada Ahlulbait dan kemanusiaan dalam konteks bermasyarakat,” ucapnya.

Peserta lain mengaku awalnya ragu terhadap esensi kegiatan ini. “Awalnya kecurigaan saya bahwa ini sekedar formalitas. Tapi semuanya gagal, saya merasa semua yang dilakukan tulus dan totalitas. Semua serba tertib, dan tidak ada motivasi lain selain kecintaan kepada Ahlulbait,” ujarnya.

IMG 20250722 WA0014

Ada pula peserta yang menilai PTD kali ini sebagai yang paling berkesan. “Kegiatan yang luar biasa ini, inilah PTD yang paling keren. Saya sebelumnya telah menginventarisir semua informasi PTD-PTD sebelumnya, saya bisa simpulkan bahwa inilah PTD yang paling berkesan bagi saya,” ujarnnya.

Peserta lainnya berharap semangat dari kegiatan ini dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.

“Bagaimana kita menjaga ukhuwah sesama jamaah. Seringkali kita tidak seirama melakukan pengkhidmatan di tengah masyarakat. Semoga apa yang kamu terima menjadi semangat baru dalam menjalani kehidupan, baik spiritual maupun material,” ujarnya.

KEGIATAN ABI

Majelis Pengajian Mutiara Resmi Dimulai, Hadirkan Ruang Belajar Al-Qur’an dan Penguatan Keagamaan bagi Masyarakat

Published

on

By

WhatsApp Image 2026 06 22 at 17.37.55

ABI Sulsel— Dewan Pengurus Wilayah Ahlulbait Indonesia (DPW ABI) Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Yayasan Simpul Panrita Dua Belas menggelar pertemuan perdana Majelis Pengajian Mutiara (Majelis Untuk Tahsin, Iqra, dan Ragam Agama) pada Senin (22/6/2026) di Sekretariat DPW ABI Sulawesi Selatan, Jalan Batua Raya 5 Lorong 4, Makassar.

Kegiatan yang berlangsung pukul 16.00 hingga 17.30 WITA tersebut diikuti oleh ibu-ibu yang berdomisili di sekitar area sekretariat sebagai bagian dari upaya memperluas akses pembelajaran Al-Qur’an dan penguatan pemahaman keagamaan di lingkungan masyarakat.

Pelaksanaan Majelis Pengajian Mutiara merupakan salah satu bentuk kontribusi sosial-keagamaan yang bertujuan menyediakan ruang belajar yang terbuka, ramah, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui program ini, peserta diberikan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, memperbaiki bacaan melalui pembelajaran tahsin, serta memperkaya wawasan keagamaan melalui berbagai materi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Pertemuan perdana diawali dengan pembukaan dan perkenalan program kepada peserta. Selanjutnya, kegiatan difokuskan pada pembelajaran dasar membaca Al-Qur’an dan tahsin yang disampaikan secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing peserta. Pendekatan yang digunakan menekankan suasana belajar yang nyaman dan tidak menghakimi sehingga setiap peserta dapat mengikuti proses pembelajaran dengan percaya diri.

Pengajar Majelis Pengajian Mutiara, Hj. Asnimihram, menyampaikan bahwa keberadaan majelis ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi masyarakat, khususnya kaum ibu, untuk terus meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an sekaligus memperkuat fondasi keagamaan dalam keluarga.

“Belajar Al-Qur’an adalah proses yang tidak mengenal usia. Melalui Majelis Pengajian Mutiara, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang hangat dan terbuka, tempat setiap orang dapat memperbaiki bacaannya, menambah pengetahuan agama, serta saling menguatkan dalam kebaikan. Kami berharap majelis ini menjadi langkah kecil yang membawa manfaat besar bagi diri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” ujar Hj. Asnimihram.

Sementara itu, salah seorang peserta, Hj. Andi Norma, mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran majelis pengajian di lingkungan tempat tinggal memberikan kesempatan yang sangat berharga untuk terus belajar dan memperdalam pemahaman agama.

“Kami merasa senang karena ada wadah belajar seperti ini di sekitar lingkungan kami. Banyak di antara kami yang masih ingin memperbaiki bacaan Al-Qur’an tetapi sering merasa tidak memiliki kesempatan atau tempat yang tepat. Di sini suasananya sangat nyaman dan membuat kami lebih bersemangat untuk belajar bersama,” tuturnya.

Sepanjang kegiatan berlangsung, antusiasme peserta terlihat jelas. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, mencatat materi yang disampaikan, serta aktif berinteraksi dengan pengajar. Beberapa peserta juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan bacaan Al-Qur’an dan praktik ibadah sehari-hari.

Suasana majelis berlangsung khidmat namun tetap hangat dan komunikatif. Semangat kebersamaan tampak dalam interaksi antar peserta yang saling mendukung dan menyemangati satu sama lain. Tidak sedikit peserta yang mengungkapkan harapan agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin sehingga proses belajar dapat berlangsung secara berkesinambungan.

Selain menjadi sarana pembelajaran, kegiatan ini juga memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat. Kehadiran ibu-ibu dari lingkungan sekitar sekretariat menciptakan ruang silaturahmi yang positif, sekaligus memperkuat budaya belajar dan saling berbagi pengetahuan keagamaan dalam suasana yang penuh kekeluargaan.

Bagi DPW ABI Sulawesi Selatan, pelaksanaan pertemuan perdana Majelis Pengajian Mutiara yang bertepatan dengan hari keenam bulan Muharram 1448 Hijriah memiliki makna tersendiri. Bulan Muharram dipandang sebagai momentum untuk memperkuat refleksi spiritual, memperbarui komitmen terhadap nilai-nilai keagamaan, serta menumbuhkan semangat menuntut ilmu dan memperbaiki diri.

Dalam pandangan DPW ABI Sulawesi Selatan, salah satu pelajaran penting yang dapat dipetik dari bulan Muharram adalah pentingnya menjaga integritas, kejujuran, keberanian dalam mempertahankan kebenaran, serta kepedulian terhadap sesama.

Nilai-nilai tersebut tercermin dalam keteladanan Imam Husain as yang hingga kini dikenang sebagai figur yang teguh memegang prinsip-prinsip kemanusiaan dan keadilan. Nilai-nilai universal tersebut dinilai tetap relevan dalam kehidupan masyarakat modern, terutama dalam membangun keluarga, lingkungan sosial, dan generasi yang berakhlak mulia.

Meski demikian, penyelenggaraan Majelis Pengajian Mutiara tetap difokuskan pada tujuan utamanya, yakni menghadirkan ruang pembelajaran Al-Qur’an dan penguatan pemahaman keagamaan yang dapat diakses oleh masyarakat secara luas. Dengan pendekatan yang inklusif dan berbasis kebutuhan masyarakat, program ini diharapkan mampu menjadi sarana pemberdayaan umat melalui pendidikan dan pembinaan spiritual yang berkelanjutan.

Pertemuan perdana ini menjadi langkah awal dari rangkaian kegiatan yang direncanakan berlangsung secara rutin. DPW ABI Sulawesi Selatan bersama Yayasan Simpul Panrita Dua Belas berharap Majelis Pengajian Mutiara dapat berkembang menjadi pusat pembelajaran yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar serta mendorong lahirnya lingkungan yang lebih religius, harmonis, dan berkeadaban.

Pada akhirnya, semangat Muharram yang sarat dengan pelajaran tentang keteguhan moral, pengorbanan, dan komitmen terhadap nilai-nilai kebaikan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh peserta untuk terus menumbuhkan budaya belajar, memperkuat akhlak, serta berkontribusi dalam membangun masyarakat yang adil, beradab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Continue Reading

News

Ambulans Jenazah ABI DPW Sulsel Selesaikan Pengantaran Perdana, Layani Keluarga Duka dari RS Hingga Liang Lahat

Published

on

By

WhatsApp Image 2026 06 22 at 17.36.40

ABI Sulsel— Misi kemanusiaan perdana resmi dijalankan Layanan Ambulans Jenazah ABI DPW Sulawesi Selatan. Hari ini, Senin (22/6/2026), unit ambulans bernomor lambung putih-hijau itu terlihat melesat menyusuri jalanan Makassar, menjalankan tugas sakral mengantar seorang almarhum ke peristirahatan terakhir.

Pantauan media di lokasi, prosesi pengantaran dimulai kemarin sejak siang hari ketika tim ABI tiba di salah satu rumah sakit rujukan di kawasan Jalan A.P. Pettarani Makassar.

Dengan prosedur yang humanis dan penuh penghormatan, tim medis dan relawan ABI mengevakuasi jenazah menggunakan tandu khusus menuju ambulans. Setelah dikondisikan, kendaraan segera meluncur menuju rumah duka di kawasan Gunung Sari untuk dilakukan prosesi penghormatan terakhir oleh keluarga dan kerabat.

Rangkaian tugas tidak berhenti di situ. Keesokan harinya, TIM dan ambulans kembali bergerak mengantarkan almarhum dari rumah duka menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jl. Palantikang, Katangka Kab. Gowa.

Cuaca terik tidak menyurutkan semangat tim untuk mendampingi keluarga hingga prosesi pemakaman selesai, menandai pengantaran perdana yang berjalan lancar dan khidmat. Koordinator Layanan Ambulans ABI DPW Sulsel, Irfan, mengungkapkan haru dan bangganya atas kelancaran operasi hari ini.

“Ini adalah ujian pertama bagi kami. Alhamdulillah, seluruh rangkaian dari jemput RS, antar ke rumah duka, hingga pemakaman berjalan tanpa kendala. Kami tidak sekadar mengantar jenazah, tetapi hadir mendampingi kesedihan keluarga dengan sigap dan empati,” ujarnya kepada wartawan di sela-sela tugas.

WhatsApp Image 2026 06 22 at 17.37.15

Menariknya, layanan yang baru diresmikan beberapa hari lalu ini mengusung konsep pelayanan sosial yang meringankan beban warga. Keluarga almarhum yang ditemui di TPU mengaku sangat terbantu.

“Kami tidak menyangka prosesnya secepat dan semudah ini. Timnya sangat profesional dan sabar mendampingi kami dari rumah sakit sampai akhir,” ucap salah satu kerabat dengan mata berkaca-kaca.

Dengan suksesnya pengantaran perdana ini, ABI DPW Sulsel menegaskan komitmennya untuk siaga 24 jam penuh bagi masyarakat Makassar dan sekitarnya yang membutuhkan jasa antar jenazah, baik dari rumah sakit ke rumah duka, maupun langsung ke pemakaman.

Bagi warga yang tengah berduka dan memerlukan layanan cepat, tanggap, dan berintegritas, jangan ragu untuk segera menghubungi posko darurat ABI DPW Sulsel di nomor 0811-4700-1214. Satu panggilan, tim siap bergerak membantu perjalanan akhir saudara kita dengan penuh kemuliaan.

Kontributor: Erwin

Continue Reading

KEGIATAN ABI

Perkuat Layanan Sosial, ABI Sulsel Terima Hibah Ambulans dari Dana Mustadhafin

Published

on

By

IMG 20260615 WA0007

ABI Sulsel— DPW Ahlulbait Indonesia (ABI) Sulawesi Selatan menerima hibah satu unit mobil ambulans dari Yayasan Dana Mustadhafin. Serah terima bantuan tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara yang berlangsung di Sekretariat LDSI Al Muntazhar, Minggu (14/6/2026).

Penyerahan ambulans dilakukan langsung oleh General Manager Yayasan Dana Mustadhafin, Ahmad Hidayat, dan diterima Ketua ABI Sulawesi Selatan, Imran Latief. Acara tersebut turut disaksikan pengurus ABI Sulsel serta puluhan warga sekitar yang diharapkan menjadi penerima manfaat dari layanan ambulans tersebut.

Kegiatan serah terima juga dirangkaikan dengan acara syukuran sebagai bentuk rasa syukur atas bantuan yang diberikan untuk mendukung pelayanan sosial kepada masyarakat.

Ketua ABI Sulsel, Imran Latief, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Yayasan Dana Mustadhafin. Menurutnya, ambulans tersebut akan dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan kemanusiaan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

IMG 20260615 WA0010

“Kami ABI Sulsel menerima berkat berupa sumbangan armada ambulans yang insyaallah digunakan memberikan manfaat sebesar-besarnya, dipakai melayani secara gratis. Nanti ibu-ibu atau ada keluarga yang membutuhkan layanan ambulans segera diinformasikan kepada kami,” ujar Imran.

Ia menambahkan, kehadiran armada ambulans baru tersebut akan semakin memperkuat peran ABI Sulsel dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat.

“Dengan adanya armada ini kami mampu memberi pelayanan lebih baik lagi. Kehadiran kami bisa lebih terasa lagi melalui bantuan-bantuan ambulans,” katanya.

Sementara itu, General Manager Yayasan Dana Mustadhafin, Ahmad Hidayat, berharap ambulans yang diserahkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga sekitar dan dikelola secara bersama-sama.

“Ambulans yang kami kirimkan untuk bapak dan ibu-ibu tetangga di sini bisa dimanfaatkan dengan baik. Dan insyaallah inilah tugas kita sesama mukmin dan sesama muslim untuk saling tolong-menolong,” ujarnya.

Ahmad juga mengajak masyarakat untuk mendukung pengelolaan ambulans tersebut agar keberadaannya dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.

“Dan berharap bapak ibu tetangga di sini bisa bekerja sama dengan Ahlulbait Indonesia Sulawesi Selatan. Ambulans ini diparkir di sekretariat ini. Jadi ini adalah milik bersama, dimanfaatkan bersama dan dijaga bersama untuk kepentingan bersama,” tuturnya.

Continue Reading

Trending