KEGIATAN ABI
Jumat Berkah di Pattunuang, PANDU ABI Sulsel Bersih-bersih Masjid
ABI Sulsel— Jum’at pagi menjadi hari yang membahagiakan bagi masyarakat Pattunuang, khususnya jamaah Masjid Babussalam di Jl. Dg. Hayo. Pada pagi yang penuh semangat itu, Pemuda Ahlulbait Indonesia (PANDU) hadir melaksanakan kegiatan sosial bersih-bersih masjid bertajuk Jumat Berkah – Bersih Masjid (Juber Masjid).
PANDU merupakan lembaga otonom dari organisasi masyarakat Ahlulbait Indonesia (ABI). Sebagai gerakan kepemudaan, PANDU berlandaskan nilai spiritualitas dan khidmat sosial dalam setiap programnya, dengan orientasi membangun kedekatan aktif bersama masyarakat.
Ketua Pimpinan Wilayah PANDU Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Atikah Permata Mahdiyah P, menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar aksi simbolik, melainkan wujud komitmen ideologis dan sosial.
“PANDU adalah lembaga kepemudaan yang berorientasi khidmat sosial, penguatan spiritual, dan tentu saja hadir membersamai masyarakat membawa spirit mahdawi,” tutur Atikah.
Ia menegaskan bahwa terdapat tiga pilar utama yang menjadi penjabaran spirit Mahdawi dalam kerja-kerja sosial PANDU, yakni *3K: komitmen, konsisten, dan konsekuen*. Ketiga prinsip tersebut menjadi landasan agar setiap program tidak berhenti pada seremoni, tetapi berkelanjutan dan berdampak nyata.
Program *Jumat Berkah – Bersih Masjid (Juber Masjid)* disebut sebagai salah satu implementasi konkret dari spirit tersebut. “Saya pastikan program ini (Juber Masjid) menjadi rutinitas kami. Menjadi pengikut mahdawiah, kita tidak boleh ketinggalan soal-soal pengkhidmatan,” ujar Atikah.
Masjid Babussalam menjadi titik awal pelaksanaan program ini. Kehadiran para pemuda disambut positif oleh pengurus masjid dan masyarakat setempat, terlebih menjelang bulan Ramadan, di mana kebutuhan persiapan dan pembersihan masjid biasanya meningkat sementara jumlah personel terbatas.
Bendahara Pengurus Masjid Babussalam, Sapriadi, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif tersebut. “Saya bangga melihat anak-anak muda gesit, betul-betul semua dibersihkan. Saya kira ini satu teladan baru di Kota Makassar,” ucapnya.
Sebagai penutup kegiatan, PANDU ABI Sulsel mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan masjid dan lingkungan sekitar. Mengutip hadis Nabi Muhammad SAW, mereka menegaskan bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Karena itu, menjaga kebersihan adalah manifestasi keimanan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program Juber Masjid, PANDU berharap dapat menumbuhkan kembali budaya khidmat sosial di kalangan generasi muda serta memperkuat relasi spiritual dan sosial antara pemuda dan masyarakat. Jika masjid bersih, hati pun ikut jernih—dan itu investasi sosial yang tidak mengenal ‘rugi’.
KEGIATAN ABI
Penekanan dalam Pelatihan Jurnalistik ABI Sulsel: AI untuk Membantu Manusia, Bukan Menggantikan Peran Manusia
ABI Sulsel— ABI SulselABI Sulsel menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik dengan dihadiri oleh 11 orang peserta pada hari Jum’at, 1 Mei 2026, di Sekretariat LDSI Almuntazhar, jl Batua raya 5 Lr 4.
Kegiatan ini berlangsung dengan tema “Penulisan Berita, Konten Medsos, dan Integrasi AI” yang mengarah pada penggunaan Ai sebagai alat jurnalistik, alih alih menggantikan peran jurnalis. Hal ini ditegaskan oleh narasumber pertama yang menjadi pemateri Penulisan Berita.
“AI itu adalah alat untuk membantu manusia, bukan untuk menggantikan peran manusia”, kata narasumber pertama, Muhajir.
Saat ini AI memang seakan akan telah mengambil peran manusia dari beberapa aspek dan ABI Sulsel justru menjawab tantangan itu dengan mengikuti perkembangan teknologi dan merelevansinya dengan pelatihan jurnalistik.
Tujuannya untuk menyampaikan berita berita yang berpihak pada kebenaran. Namun ironisnya media tidak akan bisa netral, setiap media mempunyai keberpihakan. “Media itu tidak netral, tidak ada yang netral, yang ada independesi” kata Muhajir.
Dengan terlaksananya kegiatan ini peserta diharapkan mampu menjadi jurnalis yang independen dan senantiasa berpihak pada kebenaran.
Kontributor: Asroy Adam
News
Pelatihan Jurnalistik ABI Sulsel Tekankan Peran Berita dalam Membentuk Opini Publik
ABI Sulsel— DPW Ahlulbait (ABI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyelenggarakan Pelatihan Dasar Jurnalistik di sekretaritariat LDSI Al-Muntazhar, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan ini menyoroti pentingnya penulisan berita yang akurat dan bertanggung jawab dalam membentuk opini publik. Hal ini ditegaskan oleh ketua ABI Sulsel, Dr. Imran Latief, M.Hum.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa berita tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki kekuatan besar dalam mempengaruhi cara pandang dan ideologi masyarakat terhadap suatu isu.
Imran berharap pelatihan ini mampu melahirkan penulis yang kritis dan profesional, sehingga dapat berkontribusi dalam menciptakan informasi yang sehat dan membangun opini publik yang lebih bijak di ruang digital.
“Minimal, para peserta dapat memberikan dampak nyata di lingkungan sekitarnya dan bisa mengedukasi komunitasnya tentang pentingnya menyaring dan menyampaikan informasi secara bijak,” ujarnya.
Kontributor: Wa Indri Fitwi Rasim
News
Menyambut Tantangan Era Digital, ABI Sulsel Gelar Pelatihan Jurnalistik
ABI Sulsel— Menyambut tantangan era digital, ABI Sulsel mengadakan Pelatihan Jurnalistik bertajuk “Penulisan Berita, Konten Medsos, dan Integrasi AI”. Bertempat di Jl. Batua Raya 5 lorong 4 Kota Makassar pada Jumat 1 Mei 2026.
Kegiatan diikuti oleh 15 peserta yang diutus oleh yayasan atau komunitas belajar di sekitaran Kota Makassar. Pelatihan terdiri dari tiga sesi dan akan berlangsung selama tiga hari (1-3 Mei 2026). Masing-masing diisi oleh Muhajir (Jurnalis), Nursanti Octaviana (Konten Kreator), dan Syamsu Alam (Kaprodi Bisnis Digital UNM).
“ini adalah upaya komunitas kita, orang-orang syiah yang seringkali di framing sesat dalam masyarakat. Agar kita juga punya kemampuan untuk menarasikan diri kita secara benar,” kata Imran Latif selaku Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ahlulbait Indonesia Provinsi Sulawesi dalam sambutannya.
Kegiatan ini berfokus pada praktik bukan teoritis belaka. Dimulai praktik kepenulisan dan produksi konten media hingga bagaimana keduanya diintegrasikan melalui penggunaan AI.
“Jadi di kegiatan ini, kita tidak lagi bahas-bahas konsep-konsep abstrak nah! Saya mau kita fokus pada praktik langsung,” tegas Muhajir sebagai Ketua Departemen Media dan Publikasi DPW ABI Provinsi Sulawesi Selatan.
ABI Sulsel adalah organisasi masyarakat yang terdiri dari orang-orang bermazhab syiah.Sehingga membangun narasi Syiah di tengah publik yang masih sensitif terhadap perbedaan adalah tantangan tersendiri bagi ABI Sulsel.
Kontributor: Irfanesa
-
KEGIATAN ABI1 tahun ago
DOA & AKSI SUNYI INDONESIA MENYALA UNTUK PALESTINA 🇮🇩🇵🇸
-
News10 bulan ago
Difasilitasi Kemenag Bone, Belasan Ormas Islam Bangun Komitmen Moderasi Beragama
-
KEGIATAN ABI10 bulan ago
Fungsionaris ABI Sulsel Ngopi Santai, Bahas Agenda dan Program Pasca PTD
-
SIARAN PERS1 tahun ago
Silaturahmi yang Menyulut Nurani: GUSDURian Makassar dan Ikhtiar Menjaga Demokrasi
-
PERSPEKTIF ABI1 tahun ago
Imam Khomeini: Hari Quds, Hari Perlawanan terhadap Arogansi Dunia
-
DOA-DOA1 tahun ago
Doa dan Tata Cara Shalat Wahsyah
-
News10 bulan ago
Indonesia Desak Dunia Bertindak Hentikan Agresi Israel dan Buka Akses Bantuan ke Gaza
-
KAJIAN ISLAMI11 bulan ago
Khutbah Jumat Perdana Rasulullah di Madinah
