Connect with us

KEGIATAN ABI

Di Bawah Cahaya Ramadan, ABI Sulsel Menyemai Kebahagiaan untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Published

on

WhatsApp Image 2026 03 01 at 18.39.18

ABI Sulsel— Sore itu, suasana di Jalan Sungai Tangka No 37, Makassar, terasa berbeda. Anak-anak yatim duduk rapi, sebagian tersenyum malu, sebagian lain saling berbisik menanti waktu berbuka.

Di tempat itulah DPW Ahlulbait Indonesia (ABI) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang didukung Dana Mustadhafin menggelar buka puasa bersama bertajuk “Seribu Berkah Ramadan Se Kota Makassar 1447 H”, Minggu (1/3/2026).

Kegiatan itu bukan sekadar agenda seremonial Ramadan. ABI Sulsel menjadikannya sebagai ruang berbagi dengan anak yatim dan dhuafa, sekaligus momentum memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Acara diawali dengan lantunan shalawat yang mengalun khidmat, dilanjutkan tausiyah Ramadan oleh Ustadz Dr. H. Andi Erwin Baharuddin, Lc., M.A. Usai tausiyah, anak-anak disuguhkan penampilan seni berupa narasi kisah sahabat Nabi.

WhatsApp Image 2026 03 01 at 18.39.20

Momentum tersebut menghadirkan suasana religius yang hangat namun tetap membumi. Agar kebersamaan tak terasa kaku, panitia menghadirkan sesi kuis dan ice breaking yang membuat anak-anak tampak lebih cair.

Tawa mereka pecah sesekali, mencairkan suasana jelang azan Magrib. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian bingkisan dan santunan kepada anak-anak panti asuhan.

Ketua DPW ABI Sulsel, Imran Latief, menyebut kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memanfaatkan Ramadan untuk menghadirkan kemaslahatan nyata.

“Jadi ini kan kegiatan berbagi bersama memanfaatkan momentum Ramadan yang dilaksanakan oleh ABI, salah satu ormas Islam yang agak minoritas ya karena secara mazhab dia berorientasi pada mazhab Ahlulbait atau mazhab Syiah,” ujarnya.

WhatsApp Image 2026 03 01 at 18.39.19

Sebagai organisasi yang berada pada posisi minoritas, ia mengakui ABI kerap dipersepsikan melalui stigma yang berkembang di tengah masyarakat. Menurutnya, kelompok minoritas di Indonesia sering kali dipandang melalui narasi yang tidak utuh dan dibangun dari sudut pandang pihak luar, sehingga memunculkan kesalahpahaman.

Karena itu, ia menilai pendekatan terbaik bukanlah perdebatan panjang, melainkan aksi sosial yang langsung dirasakan manfaatnya.

“Jadi bukan melalui konsep-konsep apologetik atau debat argumentatif yang bisa saja memperkeruh suasana, tetapi kita mau kalau kata Nabi khairukum anfa’ukum linnas, sebaik-baik kita yang memberi manfaat,” jelas Imran.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut mengandung berbagai nilai amal.

“Selain ini kan ada dengan acara ini kan sebenarnya ada banyak amal di sini. Yang pertama menyantuni anak yatim, memberi makan orang berpuasa, dan yang di atas itu semua idkhalus surur, apa namanya memasukkan kebahagiaan,” tuturnya.

WhatsApp Image 2026 03 01 at 18.39.20 1

Imran menggambarkan, bantuan materi yang diberikan mungkin terlihat kecil secara nominal, seperti Rp20.000 atau Rp50.000. Bagi sebagian orang, angka itu mungkin biasa saja.

Namun bagi anak-anak yatim yang menerima, bantuan tersebut menghadirkan kebahagiaan besar di tengah keterbatasan yang mereka alami. Senyum yang merekah dari wajah mereka, menurutnya, menjadi nilai yang tak terukur.

Sekitar 400 hingga 500 anak yatim dari berbagai panti asuhan di Makassar hadir dalam kegiatan itu, di luar para pengurus. ABI Sulsel memfokuskan penerima santunan pada anak-anak usia 6 hingga 13 tahun, yakni mereka yang masih berada di bangku sekolah, maksimal setingkat kelas 2 SMP atau kelas 8.

Di penghujung acara, bukan hanya paket bingkisan yang terbagi, tetapi juga rasa kebersamaan yang mengendap pelan di ruang sederhana itu. Sebuah upaya kecil menghadirkan kebahagiaan di bulan yang diyakini penuh berkah.

KEGIATAN ABI

Penekanan dalam Pelatihan Jurnalistik ABI Sulsel: AI untuk Membantu Manusia, Bukan Menggantikan Peran Manusia

Published

on

By

WhatsApp Image 2026 05 01 at 21.22.36

ABI Sulsel— ABI SulselABI Sulsel menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik dengan dihadiri oleh 11 orang peserta pada hari Jum’at, 1 Mei 2026, di Sekretariat LDSI Almuntazhar, jl Batua raya  5 Lr 4.

Kegiatan ini berlangsung dengan tema “Penulisan Berita, Konten Medsos, dan Integrasi AI” yang mengarah pada penggunaan Ai sebagai alat jurnalistik, alih alih menggantikan peran jurnalis. Hal ini ditegaskan oleh narasumber pertama yang menjadi pemateri Penulisan Berita.

“AI itu adalah alat untuk membantu manusia, bukan untuk menggantikan peran manusia”, kata narasumber pertama, Muhajir.

Saat ini AI memang seakan akan telah mengambil peran manusia dari beberapa aspek dan ABI Sulsel justru menjawab tantangan itu dengan mengikuti perkembangan teknologi dan merelevansinya dengan pelatihan jurnalistik.

Tujuannya untuk menyampaikan berita berita yang berpihak pada kebenaran. Namun ironisnya media tidak akan bisa netral, setiap media mempunyai keberpihakan. “Media itu tidak netral, tidak ada yang netral, yang ada independesi” kata Muhajir.

Dengan terlaksananya kegiatan ini peserta diharapkan mampu menjadi jurnalis yang independen dan senantiasa berpihak pada kebenaran.

Kontributor: Asroy Adam

Continue Reading

News

Pelatihan Jurnalistik ABI Sulsel Tekankan Peran Berita dalam Membentuk Opini Publik

Published

on

By

WhatsApp Image 2026 05 01 at 15.30.31

ABI Sulsel— DPW Ahlulbait (ABI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyelenggarakan Pelatihan Dasar Jurnalistik di sekretaritariat  LDSI Al-Muntazhar, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan ini menyoroti pentingnya penulisan berita yang akurat dan bertanggung jawab dalam membentuk opini publik. Hal ini ditegaskan oleh ketua ABI Sulsel,  Dr. Imran Latief, M.Hum.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa berita tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki kekuatan besar dalam mempengaruhi cara pandang dan ideologi masyarakat terhadap suatu isu.

Imran berharap pelatihan ini mampu melahirkan penulis yang kritis dan profesional, sehingga dapat berkontribusi dalam menciptakan informasi yang sehat dan membangun opini publik yang lebih bijak di ruang digital.

“Minimal, para peserta dapat memberikan dampak nyata di lingkungan sekitarnya dan bisa mengedukasi komunitasnya tentang pentingnya menyaring dan menyampaikan informasi secara bijak,” ujarnya.

Kontributor: Wa Indri Fitwi Rasim

Continue Reading

News

Menyambut Tantangan Era Digital, ABI Sulsel Gelar Pelatihan Jurnalistik

Published

on

By

WhatsApp Image 2026 05 01 at 16.45.46

ABI Sulsel— Menyambut tantangan era digital, ABI Sulsel mengadakan Pelatihan Jurnalistik bertajuk “Penulisan Berita, Konten Medsos, dan Integrasi AI”. Bertempat di Jl. Batua Raya 5 lorong 4 Kota Makassar pada Jumat 1 Mei 2026.

Kegiatan diikuti oleh 15 peserta yang diutus oleh yayasan atau komunitas belajar di sekitaran Kota Makassar. Pelatihan terdiri dari tiga sesi dan akan berlangsung selama tiga hari (1-3 Mei 2026). Masing-masing diisi oleh Muhajir (Jurnalis), Nursanti Octaviana (Konten Kreator), dan Syamsu Alam (Kaprodi Bisnis Digital UNM).

“ini adalah upaya komunitas kita, orang-orang syiah yang seringkali di framing sesat dalam masyarakat. Agar kita juga  punya kemampuan untuk menarasikan diri kita secara benar,” kata Imran Latif selaku Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ahlulbait Indonesia Provinsi Sulawesi dalam sambutannya.

Kegiatan ini berfokus pada praktik bukan teoritis belaka. Dimulai praktik kepenulisan dan produksi konten media hingga bagaimana keduanya diintegrasikan melalui penggunaan AI.

“Jadi di kegiatan ini, kita tidak lagi bahas-bahas konsep-konsep abstrak nah! Saya mau kita fokus pada praktik langsung,” tegas Muhajir sebagai Ketua Departemen Media dan Publikasi DPW ABI Provinsi Sulawesi Selatan.

ABI Sulsel adalah organisasi masyarakat yang terdiri dari orang-orang bermazhab syiah.Sehingga membangun narasi Syiah di tengah publik yang masih sensitif terhadap perbedaan adalah tantangan tersendiri bagi ABI Sulsel.

Kontributor: Irfanesa

Continue Reading

Trending