Connect with us

KEGIATAN ABI

Fungsionaris ABI Sulsel Ngopi Santai, Bahas Agenda dan Program Pasca PTD

Published

on

IMG 20250722 WA0030 scaled

Makassar, ABI Sulsel— Fungsionaris DPW Ahlulbait Indonesia (ABI) Sulsel diskusi lepas di salah satu warkop di Makassar pada Selasa, 22 Juli 2025 untuk membahas agenda dan perencanaan program-program lanjutan.

Salah satu pembahasannya adalah tindak lanjut program departemen kaderisasi. Rencananya, alumni Pendidikan Tingkat Dasar (PTD) angkatan ke IV akan diarahkan untuk melakukan pengkhidmatan untuk masyarakat.

Erwin Lessy selaku selaku ketua Departemen Kaderisasi DPW ABI Sulsel menyatakan kesiapan dirinya sebagai garda terdepan dalam persiapan agenda tersebut.

“Saya merasa terpanggil, terutama bahwa kita mesti menangkap momentum besar ini sebagai medium pengenalan ABI sebagai organisasi pengkhidmatan”, ujarnya.

Di lain sisi, ABI Sulsel dalam waktu dekat juga merencanakan pembentukan DPD pada wilayah strategis di Sulawesi Selatan.

“Insyaallah dalam dua-tiga hari kita akan bertemu para calon fungsionaris DPD ABI. Kita sementara atur pertemuan untuk itu”, Pungkas Ashari Burhan sebagai Sekretaris DPW ABI Sulawesi Selatan.

Erwin juga menyatakan, agenda ‘ngopi-ngopi’ produktif ini akan rutin dilaksanakan. Mengingat, seringkali ide-ide cemerlang lahir dari diskusi santai di warung kopi.

Pada perjumpaan ini, hadir pula Irfan selaku Wakil Sekretaris DPW ABI Sulsel dan beberapa alumni PTD ABI Angkatan IV yang lalu.

KEGIATAN ABI

Musda II DPD ABI Gowa, Jeneponto, dan Bulukumba Dorong Transformasi Jemaah Menuju Organisasi Modern

Published

on

By

IMG 20260524 WA0008

ABI Sulsel— Dewan Pimpinan Wilayah Ahlulbait Indonesia (ABI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II DPD ABI Gowa, Jeneponto, dan Bulukumba pada Ahad, 24 Mei 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Dari Paguyuban Menuju Peradaban Organisasi; Menyelaraskan Gerakan Daerah Menuju Visi ABI yang Berkelanjutan.”

Kegiatan berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 15.30 WITA di Sekretariat DPW ABI Sulsel, Jl. Batuaraya 5 Lorong 4, Makassar. Musyawarah diikuti oleh utusan daerah Gowa dan Jeneponto secara langsung, sementara peserta dari Kabupaten Bulukumba mengikuti kegiatan secara daring.

Dalam sambutannya, Ketua DPW ABI Sulawesi Selatan, Imran Latif, menjelaskan bahwa komunitas Ahlulbait di Sulawesi Selatan memiliki akar sejarah yang panjang, bahkan jauh sebelum kemerdekaan Republik Indonesia.

Ia menyebut salah satu Qadi Kesultanan Gowa, Syech Jalaluddin Al Aidit, sebagai tokoh pengikut Ahlulbait yang turut menyebarkan ajaran Ahlulbait di tanah Sulawesi.

IMG 20260524 WA0011 1

Menurutnya, komunitas Ahlulbait di Sulawesi Selatan selama ini banyak tumbuh dari ruang-ruang paguyuban dan komunitas intelektual. Karena itu, ABI memandang penting adanya transformasi tradisi gerakan menuju kultur organisasi yang lebih tertata dan berkelanjutan.

“Sudah saatnya kita bergerak dari tradisi paguyuban menuju peradaban organisasi. Kita harus terbiasa bekerja di bawah aturan organisasi, dengan tata administratif yang tertib dan terukur,” ujar Imran dalam sambutannya.

Musyawarah daerah ini juga menjadi ruang konsolidasi antar daerah untuk menyelaraskan arah gerakan organisasi dengan visi besar ABI secara nasional, khususnya dalam penguatan tata kelola organisasi, kaderisasi, dan pengembangan gerakan sosial-keumatan di daerah.

IMG 20260524 WA0005

Kegiatan ditutup dengan sambutan Wakil Ketua DPW ABI Sulawesi Selatan, Ahmad Syawqi. Dalam pesannya, ia menyebut para pengikut Ahlulbait sebagai orang-orang yang kembali atau bertaubat, yakni mereka yang kembali mengikuti itrah Rasulullah SAW yang suci dengan berupaya menyelaraskan diri terhadap ajaran-ajarannya.

“Pengikut Ahlulbait adalah mereka yang kembali kepada jalan keluarga suci Rasulullah, dengan terus berusaha memperbaiki diri dan menyelaraskan hidupnya dengan nilai-nilai ajaran tersebut,” ungkapnya.

Musyawarah Daerah II kemudian ditutup dengan pembacaan Doa Faraj secara bersama-sama, sebagai doa dan harapan bagi zuhurnya Imam Mahdi afs.

Laporan: Irfan Nesa

Continue Reading

KEGIATAN ABI

Penekanan dalam Pelatihan Jurnalistik ABI Sulsel: AI untuk Membantu Manusia, Bukan Menggantikan Peran Manusia

Published

on

By

WhatsApp Image 2026 05 01 at 21.22.36

ABI Sulsel— ABI SulselABI Sulsel menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik dengan dihadiri oleh 11 orang peserta pada hari Jum’at, 1 Mei 2026, di Sekretariat LDSI Almuntazhar, jl Batua raya  5 Lr 4.

Kegiatan ini berlangsung dengan tema “Penulisan Berita, Konten Medsos, dan Integrasi AI” yang mengarah pada penggunaan Ai sebagai alat jurnalistik, alih alih menggantikan peran jurnalis. Hal ini ditegaskan oleh narasumber pertama yang menjadi pemateri Penulisan Berita.

“AI itu adalah alat untuk membantu manusia, bukan untuk menggantikan peran manusia”, kata narasumber pertama, Muhajir.

Saat ini AI memang seakan akan telah mengambil peran manusia dari beberapa aspek dan ABI Sulsel justru menjawab tantangan itu dengan mengikuti perkembangan teknologi dan merelevansinya dengan pelatihan jurnalistik.

Tujuannya untuk menyampaikan berita berita yang berpihak pada kebenaran. Namun ironisnya media tidak akan bisa netral, setiap media mempunyai keberpihakan. “Media itu tidak netral, tidak ada yang netral, yang ada independesi” kata Muhajir.

Dengan terlaksananya kegiatan ini peserta diharapkan mampu menjadi jurnalis yang independen dan senantiasa berpihak pada kebenaran.

Kontributor: Asroy Adam

Continue Reading

News

Pelatihan Jurnalistik ABI Sulsel Tekankan Peran Berita dalam Membentuk Opini Publik

Published

on

By

WhatsApp Image 2026 05 01 at 15.30.31

ABI Sulsel— DPW Ahlulbait (ABI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyelenggarakan Pelatihan Dasar Jurnalistik di sekretaritariat  LDSI Al-Muntazhar, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan ini menyoroti pentingnya penulisan berita yang akurat dan bertanggung jawab dalam membentuk opini publik. Hal ini ditegaskan oleh ketua ABI Sulsel,  Dr. Imran Latief, M.Hum.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa berita tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki kekuatan besar dalam mempengaruhi cara pandang dan ideologi masyarakat terhadap suatu isu.

Imran berharap pelatihan ini mampu melahirkan penulis yang kritis dan profesional, sehingga dapat berkontribusi dalam menciptakan informasi yang sehat dan membangun opini publik yang lebih bijak di ruang digital.

“Minimal, para peserta dapat memberikan dampak nyata di lingkungan sekitarnya dan bisa mengedukasi komunitasnya tentang pentingnya menyaring dan menyampaikan informasi secara bijak,” ujarnya.

Kontributor: Wa Indri Fitwi Rasim

Continue Reading

Trending